CEK KESEHATAN GRATIS ALUR DAN BERAPA LAMA WAKTU DIBUTUHKAN UNTUK PEMERIKSAAN CEK KESEHATAN GRATIS (CKG) SESUAI JUKNIS DARI KEMENTERIAN KESEHATAN
Cek Kesehatan Gratis adalah standar pelayanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya yang diselenggarakan di Puskesmas untuk deteksi dini penyakit. Layanan ini disesuaikan berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin untuk menanggulangi Penyakit Tidak Menular (PTM) serta gangguan kesehatan lainnya.
Alur dan Langkah Pelayanan CKG
1. Pendaftaran (Loket)
o Pasien menyerahkan KTP atau identitas diri ke petugas.
o Petugas melakukan pendaftaran dan mencatat data pasien pada sistem ASIK (Aplikasi Sehat Indonesiaku).
2. Skrining Awal & Pengukuran (Cluster 3/Poli Umum)
o Petugas melakukan wawancara riwayat kesehatan dan skrining disabilitas.
o Pengukuran tanda vital meliputi: Tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut.
o Pengecekan fungsi indra (mata dan telinga).
3. Pemeriksaan Laboratorium
o Pasien diarahkan ke lab untuk pengambilan sampel darah guna pemeriksaan gula darah atau kolesterol.
o Jika diindikasikan (misal: riwayat hipertensi atau usia diatas 40 tahun), pasien dapat diarahkan untuk pemeriksaan EKG.
4. Pemeriksaan Gigi & Mulut (Cluster 5/Poli Gigi)
5. Pemeriksaan dilakukan oleh dokter gigi untuk mendeteksi dini masalah pada gigi dan rongga mulut.
Konseling dan Tindak Lanjut
o Dokter umum dan dokter gigi akan menjelaskan hasil skrining, memberikan edukasi kesehatan, serta memberikan obat awal atau rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan jika ditemukan indikasi penyakit.
6. Pencatatan Akhir
o Hasil pemeriksaan diinput secara real-time ke sistem ASIK atau Satu Sehat Mobile (SSM).
o Pasien mendapatkan edukasi dan dipersilakan pulang.
Waktu yang dibutuhkan unuk pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Kementerian Kesehatan bervariasi bergantung pada kelompok usia peserta:
• Anak-anak dan Remaja: Membutuhkan waktu sekitar 35 menit.
• Lansia dan Dewasa: Membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam (90 menit) karena rangkaian skrining yang lebih menyeluruh.
Mengapa Berbeda?
Durasi pemeriksaan disesuaikan dengan kebutuhan siklus hidup dan kompleksitas skrining kesehatan masing-masing kelompok:
• Skrining Anak Sekolah: Umumnya hanya mencakup pemeriksaan fisik dasar seperti tinggi/berat badan, kesehatan mata dan gigi, serta kebersihan diri.
• Skrining Dewasa/Lansia: Melibatkan pemeriksaan metabolik yang memerlukan waktu lebih lama, seperti cek tekanan darah, gula darah, asam urat, hingga kolesterol.


